21 April 2011
sometimes, it feels like i really and really love you.. so much. But why, it's just like there are more times to say i hate you. May be you cant always here beside me. And i have no right to ask you this. So please.. teach me how to understand you.
20 April 2011
15 April 2011
11 April 2011
terima kasih telah membuatku tersenyum, itu lebih dari cukup.
Jika kau bertanya, am i a nice guy? Maka aku hanya akan menjawabnya dengan hati. Karena hati lebih mengerti apa yg sesungguhnya ingin dikatakan. Lidah lebih sering melakukan kesalahan, tapi hati.. tidak.
Semoga saja hatimu mengerti apa ia katakan. Agar aku tak perlu lagi mengucapkan dengan lidah.
Jika kau bertanya, am i a nice guy? Maka aku hanya akan menjawabnya dengan hati. Karena hati lebih mengerti apa yg sesungguhnya ingin dikatakan. Lidah lebih sering melakukan kesalahan, tapi hati.. tidak.
Semoga saja hatimu mengerti apa ia katakan. Agar aku tak perlu lagi mengucapkan dengan lidah.
03 April 2011
09 March 2011
Dulu,
aku pernah mengenalmu sebagai manusia yang begitu baik. Dan kemudian, di ruang dan waktu yang berbeda, aku masih mengenalmu sebagai manusia yang baik, bahkan lebih baik dari yang aku kenal di masa sebelumnya. Namun kemudian, di ruang yang sama, di waktu yang berbeda... aku mendapati bahwa dirimu adalah sosok yang begitu jahat, kejam, dan busuk. Kadang berharap bahwa itu bukan dirimu. Tapi tetap saja kenyataan memperlihatkan bahwa itu memang dirimu. Diri yang dahulu pernah kukenal baik.
Benci, sakit hati dan terkadang dendam. Tapi masih tak mampu membuatku berkeinginan untuk menjauh atau melupakan dirimu. Sementara kenyataan tetap menunjukkan bahwa yang ada di hadapanku saat ini adalah sosok manusia jahat.
Lantas kuambil pemikiran pintas. Mungkin setengah gila..
Manusia yang ada di hadapanku saat ini, bukan engkau yang aku kenal dulu. Manusia yang ada di hadapanku saat ini hanyalah sosok yang mirip seperti dirimu, namun berbeda budi. Engkau hanya sedang bepergian jauh. Aku berharap engkau cepat kembali.
Dan pasti kembali.
aku pernah mengenalmu sebagai manusia yang begitu baik. Dan kemudian, di ruang dan waktu yang berbeda, aku masih mengenalmu sebagai manusia yang baik, bahkan lebih baik dari yang aku kenal di masa sebelumnya. Namun kemudian, di ruang yang sama, di waktu yang berbeda... aku mendapati bahwa dirimu adalah sosok yang begitu jahat, kejam, dan busuk. Kadang berharap bahwa itu bukan dirimu. Tapi tetap saja kenyataan memperlihatkan bahwa itu memang dirimu. Diri yang dahulu pernah kukenal baik.
Benci, sakit hati dan terkadang dendam. Tapi masih tak mampu membuatku berkeinginan untuk menjauh atau melupakan dirimu. Sementara kenyataan tetap menunjukkan bahwa yang ada di hadapanku saat ini adalah sosok manusia jahat.
Lantas kuambil pemikiran pintas. Mungkin setengah gila..
Manusia yang ada di hadapanku saat ini, bukan engkau yang aku kenal dulu. Manusia yang ada di hadapanku saat ini hanyalah sosok yang mirip seperti dirimu, namun berbeda budi. Engkau hanya sedang bepergian jauh. Aku berharap engkau cepat kembali.
Dan pasti kembali.