13 August 2014
Kamu tau?
Aku benci setengah mati tiap kali melihat dia menyebutmu dengan panggilan fahrie !
Aku benci melihat dia seolah merasa paling hebat di matamu !
Aku benci karena tidak pernah sekalipun mendapatkan keleluasaan yang sama seperti para wanita yang menjadi perempuanmu itu !
11 August 2014
Bukit tidar masih tersenyum padamu,
Dan akan selalu
Betapapun kamu enggan lagi menghampiri atau sekedar melewati
07 August 2014
"semua terjadi begitu saja"
Sumpah, aku benci setiap kali ingat kalimat itu ! Kalimat dari seorang pengecut seperti kamu yang tak punya cukup nyali untuk menyampaikan kejujuran dengan cara jantan. Sungguh aku sudah tak ingin tau apapun tentang kamu. Muak ! Tapi otakku berjalan spontan, tak selalu sesuai keinginan. Semakin memaksaku untuk berpikir. Mengingat semuanya lagi. Dan akhirnya mendapati sebuah opini, bahwa apapun yang kamu berikan padaku dulu, baikkah, burukkah, semua cuma sekedar, lantaran,, "terjadi begitu saja" !
Damn ! Lagi-lagi aku merasa sangat-sangat bodoh !
Biarkan aku mengumpat di sini. Karena cuma di sinilah aku bisa begini. Atau jika aku beruntung, semoga naluri menggiringmu untuk kemari dan membaca ini. Memang tak ada untungnya. Tapi itulah kepuasanku.
21 June 2014
Tujuh tahun sudah berlalu. Tapi benar inikah akhirnya? Aku lega, sudah melewati semuanya. Aku lega sudah menyadari semuanya. Mungkin iya, dulu kita pernah benar-benar saling mencinta. Mungkin iya, dulu kita pernah saling setia. Mungkin iya, bahwa dulu kamu laki-laki yang hampir sempurna. Tapi begitulah hidup, waktu mengubah banyak hal. Memang kecewa, tapi tidak menyesal. Dengan ini aku belajar bagaimana mencintai. Aku belajar bagaimana caranya memahami. Aku belajar apa itu pengorbanan. Aku belajar apa itu kesabaran. Mungkin kamu tak lagi bisa mengerti. Tapi aku bisa memaklumi. Terima kasih :)
30 November 2013
Ini yang terakhir untuk kamu...
Kulepas semua yang kuinginkan
Tak akan ku ulangi
Maafkan jika kau ku sayangi
Dan bila ku menanti
Pernahkah engkau coba mengerti
Lihatlah ku disini
Mungkinkah jika aku bermimpi
Salahkah tuk menanti
Tak kan lelah aku menanti
Tak kan hilang cinta ku ini
Hingga saat kau tak kembali
Kan ku kenang dihati saja
Kau telah tinggalkan hati yang terdalam
Hingga tiada cinta yang tersisa di jiwa